Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Banyuwangi Luncurkan Aplikasi Wisata Berbasis Android

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 26 April 2014
di Airlangga University - 0 komentar

https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/t1.0-9/10151147_692323934166478_2306623375219224261_n.jpg

            Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meluncurkan aplikasi pariwisata berbasis Android sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada di daerah setempat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan pers kepada Antara di Surabaya, Minggu (6/4/2014) malam, menjelaskan pembuatan aplikasi promosi wisata itu dilatarbelakangi semakin tingginya penetrasi telepon seluler pintar (smartphone) di Indonesia dan berbagai negara.

“Sekarang penetrasi smartphone termasuk yang berbasis Android sangat tinggi. Bahkan, Indonesia adalah negara kelima terbesar dalam penggunaan smartphone, sehingga pemasaran pariwisata harus selalu relevan dengan kondisi pasar,” katanya. Anas mengatakan salah satu karakter konsumen wisata adalah “high involvement“, yakni mereka akan mencari informasi sendiri tentang bagaimana potensi pariwisata di daerah yang akan dikunjungi. Oleh karena itu, ketersediaan dan distribusi informasi menjadi kunci utama, sehingga internet menjadi salah satu sumber referensi utama bagi publik atau wisatawan. “Sekarang banyak orang membuka internet lewat ponsel. Jika cara promosi kami tak relevan dengan kondisi itu, wisatawan akan kesulitan mencari informasi tentang Banyuwangi,” ujarnya. Pada aplikasi yang diberi nama “Banyuwangi Tourism” itu, wisatawan bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai potensi daerah berjuluk “The Sunrise of Java” itu, seperti aspek sejarah, sosial, kuliner, wisata alam dan budaya, serta peta obyek wisata daerah tersebut. Guna melengkapi strategi tersebut, tambahnya, pihaknya terus mendorong terciptanya efek “word of mouth” alias kekuatan pemasaran dari mulut ke mulut. Banyuwangi ingin menciptakan percakapan yang positif melalui kampanye di media konvensional dan media sosial, seperti Twitter dan Facebook. Selain itu, video tentang potensi wisata Kabupaten Banyuwangi juga sudah diunggah di Youtube dan telah dilihat ribuan kali oleh masyarakat dari berbagai negara. “Kami terus mendorong cara-cara pengembangan dan pemasaran yang kreatif, menciptakan ‘crowd‘ yang bisa mendatangkan kerumunan orang dan membangun percakapan positif tentang Banyuwangi di dunia online dan offline. Ini akan menciptakan word of mouth, kekuatan pemasaran berbasis rekomendasi antar-teman atau dari mulut ke mulut yang sangat efektif,” sambung Anas. Anas menambahkan pariwisata adalah sektor yang bisa dengan cepat menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat dan jika bisa dioptimalkan, pariwisata Banyuwangi akan memberi banyak dampak positif bagi masyarakat. “Pariwisata menjadi salah satu pendorong gerak ekonomi masyarakat, berpadu dengan sektor lainnya, seperti pertanian dan industri pengolahan,” katanya.

Sumber : SURABAYA, KOMPAS.com

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :