Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Unair tetap Ngotot Buka Empat Prodi di Banyuwangi

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 26 April 2014
di Airlangga University - 0 komentar

Protes sejumlah perguruan tinggi swasta, tidak membuat Universitas Airlangga mengurungkan rencananya membuka program studi di luar domisili (PSDD) di Banyuwangi. Bahkan di seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) mendatang, sudah ada alokasi untuk calon mahasiswa yang akan kuliah di Banyuwangi.

Wakil Rektor 1 Unair Prof Achmad Syahrani mengungkapkan, empat prodi yang akan buka di Banyuwangi, yakni  Kedokteran Hewan, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi dan Budidaya Perairan.  Masing-masing  prodi diberi jatah kuota 50 calon mahasiswa baru. ”Kami tidak membuka jalur mandiri, hanya SBMPTN saja,”terang guru besar Farmasi Unair.

Menurut dia, pembukaan PSDD ini bukan inisiatif dari Unair. Tetapi mandat Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan. ”PSDD ini atas permintaan bupati ke menteri yang sudah disetujui DPRD dan banyak pihak di Banyuwangi. Karena sudah ada mandat menteri, Unair siap saja,”kata pria asli Balikpapan, Kalimantan.

Disinggung tentang syarat-syarat khusus yang ada di Peraturan Mendiknas Nomor 20 Tahun 2011 tentang PSDD Perguruan Tinggi, menurut Syahrani hal itu sudah dipenuhi.

”Salah satu syaratnya kan perguruan tingginya harus A, itu sudah kami penuhi. Sedangkan persetujuan Mendikbud, kami malah mendapat mandat langsung, bukan kami yang mengajukan,”katanya.

Sementara syarat jumlah dosen minimal enam orang berpendidikan S2 dan karyawan yang harus berdomisili di Banyuwangi, menurut Syahrani pihaknya akan mengusahakan itu. Ke depannya, pihaknya juga akan mengajukan alokasi rekrutmen dosen untuk memenuhi persyaratan tersebut.

”Memang sesuai ketentuannya sistem dan mutu di sana harus sama dengan di sini untuk menjamin mutu, karena itu kami akan berusaha memenuhinya,”katanya.

Sedang sarana prasarana seperti gedung kampus, ruang kuliah, laboratorium, menurut Syahrani hal itu sudah disiapkan Pemkab Banyuwangi. Untuk gedungnya, kampus Unair Banyuwangi ini akan menggunakan eks SMAN 1 Giri.  

Dan, anehnya, meski yang ngebet membawa Unair ke Banyuwangi adalah Pemkab Setempat, bukan berarti yang bisa kuliah di kampus itu hanya warga Banyuwangi. Karena Unair tidak membatasi calon pendaftara yang masuk. Seleksi hanya didasarkan pada nilai hasil ujian tulis SBMPTN.

”Kalau kami membatasi hanya warga Banyuwangi, nanti dikatakan kami diskriminasi,”selorohnya.
Bagaimana dengan protes sejumlah perguruan tinggi swasta? Syahrani mempersilahkan saja protes, tetapi pihaknya akan tetap membukanya.

”Yang diprotes peraturan menteri. Sementara kami melangkah ini karena ada mandat dan izin yang dikeluarkan Mendikbud. Jadi ini menjadi eksistensi keberadaan prodi kami di Bnayuwangi,”tukasnya.

 

SURYA Online, SURABAYA

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :