Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    Siapakah SejatiNya Engkau?

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    facebook & twitter

DMCA.com Protection Status
..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2014; 1.Muhammad Alhada Fuad [FISIP'11] | 2.Muhammad Fatkhullah [FISIP'11] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.Mei Budi Utami [FST'12] | 5.Leo Agung Kurniawan [FISIP'12]| 6. Lutfi Adi Nugroho [FPK'11] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Contoh Soal dan Pembahasan RAL

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 02 September 2014
di Materi Kuliah Semester 5 - 0 komentar

Selamat malam teman-teman semua, setelah tadi siang Dapat Mata Kuliah Metodologi Penelitian II, saya googling dan menemukan Artikel yang disampaikan dikuliah tadi siang, dan saya mengutipnya buat teman-teman juga dibawah ini, silakan membaca dan pahami baik-baik!

 

A.    PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

 

Diversivikasi atau penganekaragaman produk susu selain sebagai upaya dalam meningkatkan konsumsi gizi masyarakat dengan daya tarik keragaman produknya, juga bertujuan untuk meningkatkan daya tahan produk sehingga dapat mengatasi masalah keterbatasan ruang dan waktu.  Dangke adalah salah satu produk tradisional yang berasal dari Kabupaten Enrekang yang merupakan bentuk diversifikasi produk olahan susu.  Produk ini sangat mengemuka dan diminati oleh masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan.

Sebagai produk tradisional, dangke pada mulanya hanya menjadi konsumsi masyarakat setempat, namun dengan pertumbuhan populasi dan kemajuan informasi, area pemasaran produk ini mengalami perluasan hingga keluar daerah.  Sementara itu dangke sebagai produk olahan susu, sangat rentan mengalami kerusakan dan penurunan kualitas.  Hal ini sehingga dangke yang dipasarkan untuk tujuan ke laur daerah harus melalui proses pengawetan terlebih dahulu.

Metode pengawetan tradisional yang paling umum dilakukan oleh pengerajin dangke adalah dengan merendam produk dalam larutan garam pekat, yang memang dapat secara efektif meningkatkan daya simpan dangke hingga beberapa hari.  Namun demikian, pengawetan dengan garam mempunyai efek samping dimana dangke harus melalui perendaman dengan air panas atau dicuci sebelum dikonsumsi.  Prosedur tambahan sebelum pengolahan lebih lanjut ini, dapat mempengaruhi kualitas fisik dan organoleptik produk yang dihasilkan.  Oleh karena itu, diperlukan suatu bahan pengawet alternatif yang aman dan murah untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Permasalahan

 

Pennggunaan bahan pengawet alternatif selain garam pada produk Dangke pernah di uji cobakan, yakni dengan menggunakan asam sorbat.  Hanya saja asam sorbat dapat mempengaruhi kandungan vitamin B1, dan dapat meninggalkan residu dalam produk, sehingga dianggap berpengaruh negative terhadap kualitas nutrisi dalam produk.  Salah satu bahan pengawet lain yang lebih aman dan bisa digunakan untuk pengawetan pangan adalah asam askorbat (Vitamin C) yang diaplikasikan dalam bentuk garam-garamnya seperti Na-Askorbat akat K-Askorbat.  Namun demikian sejauh mana efektifitas penggunaan asam askorbat dalam produk dangke belum pernah dilakuakan.

 

Tujuan dan Kegunaan

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana efektifitas penggunaan asam askorbat dalam pengawetan dangke berdasarkan tingkat ketengikan yang terjadi yang diukur berdasarkan nilai TBA dangke yang telah disimpan selama 7 hari pada suhu chilling (5oC).

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi ilmiah bagi kalangan akademik dalam pengembangan proses pengawetan; dan dapat menjadi rekomendasi bagi pengerajin dangke dalam penggunaan bahan pengawet alternatif selain garam.

 

Hipotesis

 

Diduga dalam konsentrasi tertentu, asam askorbat dapat menekan nilai TBA (Tirobarbituric Acid) dangke hingga penyimpanan selama 7 hari.

 

B.     VARIABEL PENELIATAIN

 

Variabel Bebas (Independent)

 

Variabel bebas adalah perlakuan yang diberikan dalam penelitian, yaitu level pemberian Na-Askorbat:

-          P1:    0%

-          P2:    1%

-          P3:    2%

-          P4:    3%

 

Variabel Tak Bebas (Independent)

 

Merupakan variable yang diukur atau parameter yang diukur:

-          Nilai TBA (Tirobarbituric Acid)

 

C.    ANALISIS VAIANSI

 

Data Penelitian

 

Ulangan (r)

Perlakuan

TOTAL

0%

1%

2%

3%

1

7.00

6.00

6.30

5.00

24.30

2

6.00

6.00

6.10

5.00

23.10

3

6.00

4.80

6.90

5.60

23.30

4

5.77

4.60

5.50

6.63

22.50

5

5.52

5.40

6.30

6.66

23.87

6

5.27

5.20

6.60

6.68

23.75

7

5.02

5.20

7.93

6.71

24.86

8

4.77

4.80

6.00

6.73

22.30

9

4.52

5.80

5.00

6.76

22.07

10

4.27

5.80

6.50

6.78

23.35

Total

54.12

53.60

63.13

62.55

233.40

 

A.    Derajat Bebas (db)

 

dbt = ∑n – 1 = 40 – 1 = 39

dbp = t – 1 = 4 – 1 = 3

dbg = t (r – 1) = 4 (10 – 1) = 4 x 9 = 36

 

B.     Faktor Koreksi (FK)

 

FK = Yij2/r.t = 233,402/(4 x 10) = 54474,00/40 = 1361,85

 

C.     Jumlah Kuadrat (JK)

a. Jumlah Kuadrat Total (JKT)

    JKT = ∑(yij)2 – FK

= (7,02 + 6,002 + 6,002 + ….+ 6,782) – 1361,85 

= (49,00 + 36,00 + 36,00 + ….. + 46,00) – 1361,85

= 1389,10 – 1361,85

27,25

 

b.      Jumlah Kuadrat Perlakuan (JKP)

      JKP = (∑ (∑yij)2)/r) – FK

   = (54,122 + 53,602 + 63,132 + 62,552)/10) – 1361,85

   = (2928,61 + 2872,96 + 3985,82 + 3912,09)/10) – 1361,85
   = (13699,48/10) – 1361,85
   = 1369,95 – 1355,23
   = 8,10

 

c.       Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

       JKG = JKT – JKP = 27,25 – 8,10 = 19,15

 

D.    Kuadrat Tengah (KT)

a.       Kuadrat Tengah Perlakuan (KTP)

       KTP = JKP/dbp = 8,10/3 = 2,70

 

b.      Kuadrat Tengah Galat (KTG)

       KTG = JKG/dbg = 19,15/36 = 0,53

 

E.     F Hitung (Fhit)

       Fhit   = KTP/KTG = 2,70 / 0,53 = 5,07

 


Keterangan: ** Signifikan pada taraf 1% (P<0,01)

 

E.     KESIMPULAN

 

Analisis Variannsi: Fhitung (5,07) lebih besar dari Ftabel 1% (4,06), maka perlakuan pemberian asam askorbat terhadap dangke berpengaruh secara nyata (P<0,01) terhadap nilai TBA dangke yang disimpan selama 7 hari.

Source:http://mawardisyana.blogspot.com/2012/03/contoh-soal-dan-pembahasan-ral.html 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :