Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Pengakuan adalah Dosa Terbesar dalam TAUHID

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 28 September 2014
di Belajar Ilmu Tasawuf - 0 komentar

Assalamualaikum sahabat sekalian....


               Sering kita mendengar kata PENGAKUAN bahkan kita sering bahkan selalu mengakui dan merasa memiliki sesuatu.

               Pengakuan jika kita uraikan berasal dari kata PENG-AKU-AN, yang berarti mengaku punya/ memiliki sesuatu atau apapun yang di anugrahkan kepadanya... padahal dalam Ilmu Tauhid segala pemilik langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada diantaranya adalah Pemilik ALLAH SWT.

             Pengakuan membuat kita merasa bangga dengan amalan atau perbuatan yang telah kita lakukan, dan menjadi Kebanggan (Kesombongan) dengan Amal yang telah kita lakukan. sesuai dengan Bab 1 Dalam kitab Al-Hikam yang telah di dawuhkan Oleh Syekh Ibnu Attaillah Assakandari mengatakan bahwa orang yang Bergantung dan membanggakan amalnya ketika terjadi kesalahan terhadap amalnya maka akan Berkurangnya harapanNya atas Rahmat Allah. sebagai contoh saja saya pernah ikut Toriqot dan mengamalkan "Amalan" 1000 kali, ketika saya mengerjakan amalan itu semalam 1000 kali katakanlah akan bisa menjadikan kita seperti yang kita inginkan, tetapi ketika suatu malam saya tertidur dan tidak melakukan wirid, disaat itu mulai hilangnya harapan atas Rohmat Allah, karena kita mengandalkan amal kita, wirid 1000 ali bisa menjadikan begini-begitu.

          Tetapi lama kelamaan saya menyadari dan di arahkan oleh Om saya untuk Berguru Tauhid yang hanya untuk segala sesuatuNya hanya untuk Allah dengan pedoman Minallah-Ilallah.

           Kembali ke bahasan awal kita tadi, jadi janganlah mengakui kebaikan kita, karena segala kebaikan hanya Mutlaq haq Dari Allah - Oleh Allah (lantaran Kita) - dan Untuk Allah Jua.

 

         Sekian sedikit cuplikan dari Materi ''Pengakuan", semoga kita terhindar dan bisa mengakukan semuanya ini Dari Allah, Oleh Allah dan untuk Allah, bahkan Larangan Memiliki Diri dan seluruh Isinya, karena Kita Ini Pada hakikatNya adalah 'adam (tidak Punya wujud).

 

 

Walafwaminkum, wassalamualaikum wr. wb.

Alfaqir - GUS PUR (Teguh Bagus Pribadi)

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :