Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

KISAH AKHLAK AL-IMAM JALALUDDIN AS-SUYUTI DAN BALASAN MENYAKITI ULAMA

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 24 October 2015
di Riwayat Para Auliya-illah - 0 komentar

         Syekh Syu'aib, seorang Khatib Masjid Al-Azhar di zaman Imam As-Suyuti bercerita, ketika Imam Suyuti sedang sakit yang menyebabkan kewafatannya dia datang menjenguk Imam mujtahid ini. Ia mencium kakinya, lalu meminta supaya Imam Suyuthi berkenan memaafkan kesalahan orang-orang ahli fiqh yang pernah menyakitinya. 

      Dengan tenang Imam Suyuthi menjawab: "Wahai saudaraku… sebetulnya aku telah mengampuni mereka ketika pertama kali mereka menyakitiku. Aku menampakkkan kemarahanku pada mereka, lalu aku menulis bantahan untuk mereka. Semua itu aku lakukan supaya mereka tidak berani lagi menyakiti orang lain". 
Mendengar kelapangan hati Imam Suyuti, Syekh Syuaib berkomentar: "Memang inilah yang sudah aku sangka dari kebaikan tuanku ".

       Walaupun Imam Suyuti telah memaafkan mereka tapi mereka masih saja terkena bencana dari Allah SWT sebagai pelajaran bagi mereka sendiri dan orang lain. 
Dalam hal ini Imam Al-Sya'roni bercerita : "Aku melihat salah seorang yang pernah memukul imam Suyuti dengan terompah(sandal dari kayu) walaupun sudah dicuba oleh Allah dengan kefakiran, dia masih sangat tamak dengan dunia. Setiap kali dia melihat orang yang membawa ayam, gula, madu, atau beras persis seperti orang gila dia selalu mengatakan : " Juallah barang ini padaku ! " . Setelah dia mengambil barang tadi seperti merampas dia pergi bersembunyi dan tidak mahu membayarnya. 

      Setiap kali ditagih untuk membayar, selalu saja ia mencari-cari alasan untuk menundanya. Sehingga si empunya barang bosan untuk menagihnya, maka si tamak ini akan memikul tanggungan dosa yang jauh lebih besar dan berat kelak di hari kiamat. Dan ketika orang yang menyakiti imam kita ini meninggal tidak ada seorang pun yang mengiringi jenazahnya. Balasan bagi orang yang menyakiti pewaris-pewaris nabi kekasih Allah adalah berlaku di dunia lagi, apatah lagi di akhirat! dikutip dari: http://kisah-kekasih-allah.blogspot.co.id/2015/03/akhlak-al-imam-jalaluddin-as-suyuti-dan.html

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :