Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Mao Sugiyama Memotong dan Memasak Penisnya Sendiri

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 04 November 2012
di Kumpulan Artikel Unik - 0 komentar

Mao Sugiyama menuai kontroversi karena ulahnya memotong penisnya sendiri. Tak cuma memotongnya, namun ia mengolah dan menjualnya! Sugiyamapun dikenakan ancaman penjara selama 2 tahun oleh pihak berwajib.

Mao Sugiyama potong penisnya sendiri

Seperti dimuat dalam Huffingtonpost (19/9/2012), pria yang berprofesi sebagai juru masak ini sebelumnya memotong penis, testis dan buah zakarnya di usianya yang belum genap 22 tahun. Pria 23 tahun ini mendeskripsikan dirinya sebagai seorang aseksual, atau orang yang tidak tertarik dengan aktivitas seksual.

Sugiyama kemudian memasaknya dengan jamur kancing serta daun parsley, dan menjualnya pada 5 orang dengan harga Rp. 2,4 juta perporsi. Menu-menu tersebut secara khusus disajikan dalam acara makan malam spesial dan dihadiri puluhan orang.

Hukuman tersebut dialamatkan pada Sugiyama karena ia dianggap melakukan perbuatan tidak senonoh di depan publik. Jika terbukti bersalah, Sugiyama harus menjalani masa hukuman selama 2 tahun dan juga harus membayar denda sekitar 305 juta rupiah.

Sugiyama meyakinkan jika ia telah mengikuti seluruh peraturan yang berlaku, termasuk larangan memperjual-belikan organ tubuh, dan juga prosedur kebersihan makanan. Pria ini juga mengatakan jika acara makan malam tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang adanya minoritas seksual, x-gender, dan juga aseksual.

sumber :

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :