Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

KESEIMBANGAN ASAM BASA TUBUH

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 17 November 2012
di Materi Kuliah Semester 2 - 1 komentar

KESEIMBANGAN ASAM BASA TUBUH

  • Keseimbangan asam basa adalah homeostasis dari kadar ion hidrogen dalam tubuh
  • Kadar normal ion hidrogen (H) arteri adalah: 4x10-8 atau pH = 7,4 (7,35 – 7,45)
  • Asidosis = asidemia → kadar pH darah <7,35 Alkalemia = alkalosis → kadar pH darah >7,45
  • Kadar pH darah <6,8 atau >7,8 tidak dapat diatasi oleh tubuh


Sistem Buffer Tubuh

  • Sistem buffer ECF → asam karbonat-bikarbonat (NaHCO3 dan H2CO3)
  • Sistem buffer ICF → fosfat monosodium-disodium (Na2HPO4 dan NaH2PO4)
  • Sistem buffer ICF eritrosit → oksihemoglobin-hemoglobin (HbO2- dan HHb)
  • Sistem buffer ICF dan ECF → protein (Pr- dan HPr)

 

  • Pertahanan pH darah normal tercapai melalui kerja gabungan dari buffer darah, paru dan ginjal
  • Persamaan Handerson Hasselbach:

                           20 [HCO3-]
pH = 6,1 + log ---------------------
                           1PaCO2

  • [HCO3-] → faktor metabolik, dikendalikan ginjal
  • PaCO2 → faktor respiratorik, dikendalikan paru
  • pH 6,1 → efek buffer dari asam karbonat-bikarbonat
  • Selama perbandingan [HCO3-] : PaCO2 = 20 : 1 → pH darah selalu = 6,1 + 1,3 = 7,4


Gangguan Asam Basa darah

  • Asidosis metabolik [HCO3-] ↓ dikompensasi dengan PaCO2 ↓
  • Alkalosis metabolik [HCO3-] ↑ dikompensasi dengan PaCO2↑
  • Asidosis respiratorik PaCO2↑ dikompensasi dengan [HCO3-] ↑
  • Alkalosis respiratorik PaCO2↓ dikompensasi dengan [HCO3-] ↓


Asidosis Metabolik

  • Ciri: [HCO3-] ↓ <22mEq/L dan pH <7,35 → kompensasi dengan hiperventilasi PaCO2↓, kompensasi akhir ginjal → ekskresi H+, sebagai NH4+ atau H3PO4 
  • Penyebab: Penambahan asam terfiksasi: ketoasidosis diabetik, asidosis laktat (henti jantung atau syok), overdosis aspirin Gagal ginjal mengekskresi beban asam Hilangnya HCO3- basa → diare 
  • Gejala Asidosis Metabolik Tidak jelas dan asimptomatis Kardiovaskuler: disritmia, penurunan kontraksi jantung, vasodilatasi perifer dan serebral Neurologis: letargi, stupor, koma Pernafasan: hiperventilasi (Kussmal) Perubahan fungsi tulang: osteodistrofi ginjal (dewasa) dan retardasi pada anak 
  • Penatalaksanaan Asidosis Metabolik Tujuan: meningkatkan pH darah hingga ke kadar aman (7,20 hingga 7,25) dan mengobati penyakit dasar NaHCO3 dapat digunakan bila pH <7,2 atau [HCO3-] <15mEq/L 
  • Risiko NaHCO3 yang berlebihan: penekanan pusat nafas, alkalosis respiratorik, hipoksia jaringan, alkalosis metabolik, hipokalsemia, kejang, tetani Alkalosis Metabolik Ciri: [HCO3-] ↑ >26mEq/L dan pH >;7,45 → kompensasi dengan hipoventilasi PaCO2↑, kompensasi akhir oleh ginjal → ekskresi [HCO3-] yang berlebihan


Penyebab:

  • Hilangnya H+ (muntah, diuretik, perpindahan H+dari ECF ke ICF pada hipokalemia)
  • Retensi [HCO3-] (asidosis metabolik pasca hiperkapnia)


Gejala Alkalosis Metabolik

  • Gejala dan tanda tidak spesifik
  • Kejang dan kelemahan otot → akibat hipokalemia dan dehidrasi
  • Disritmia jantung, kelainan EKG → hipokalemi
  • Parestesia, kejang otot → hipokalsemia


Penatalaksanaan Alkalosis Metabolik

  • Tujuan: menghilangkan penyakit dasar
  • Pemberian KCl secara IV dalam salin 0,9% → (diberikan jika Cl- urine <10mEq/L) menghilangkan rangsangan aldosteron → ekskresi NaHCO3 Jika Cl- urine >20mEq/L → disebabkan aldosteron yang berlebihan → tidak dapat diobati dengan salin IV, tapi dengan diuretik


Asidosis Respiratorik

  • Ciri: PaCO2 ↑ >45mmHg dan pH <7,35 → kompensasi ginjal retensi dan peningkatan [HCO3-] 
  • Penyebab: hipoventilasi (retensi CO2), inhibisi pusat nafas (overdosis sedatif, henti jantung), penyakit dinding dada dan otot nafas (fraktur costae, miastemia gravis), gangguan pertukaran gas (COPD), obstruksi jalan nafas atas 
  • Gejala Asidosis Respiratorik Tidak spesifik Hipoksemia (dominan) → asidosis respiratorik akut akibat obstruksi nafas Somnolen progresif, koma → asidosis respiratorik kronis Vasodilatasi serebral → meningkatkan ICV → papiledema dan pusing 
  • Penatalaksanaan Asidosis Respiratorik Pemulihan ventilasi yang efektif sesegera mungkin → pemberian O2 dan mengobati penyebab penyakit dasar PaO2 harus ditingkatkan >60mmHg dan pH >7,2


Alkalosis Respiratorik

  • Ciri: penurunan PaCO2 <35mmHg dan peningkatan pH serum >7,45 → kompensasi ginjal meningkatkan ekskresi HCO3-
  • Penyebab: hiperventilasi (tersering psikogenik karena stress dan kecemasan), hipoksemia (pneumonia, gagal jantung kongestif, hipermetabolik (demam), stroke, stadium dini keracunan aspirin, septikemia


Gejala Alkalosis Respiratorik

  • Hiperventilasi (kadar gas, frekuensi nafas)
  • Menguap, mendesak, merasa sulit bernafas
  • Kecemasan: mulut kering, palpitasi, keletihan, telapak tangan dan kaki dingin dan berkeringat
  • Parastesia, otot berkedut, tetani
  • Vasokontriksi serebal → hipoksia cerebral → kepala dingin dan sulit konsentrasi


Penatalaksanaan Alkalosis Respiratorik

  • Menghilangkan penyebab dasar
  • Kecemasan dapat dihilangkan dengan pernafasan kantong kertas yang dipegang erat disekitar hidung dan mulut dapat memulihkan serangan akut
  • Hiperventilasi mekanik → diatasi dengan menurangi ventilasi dalam satu menit, menambah ruang hampa udara atau menghirup 3% CO2 dalam waktu singkat

1 Komentar

rebeccamutzzzyahoo.co.id

pada : 17 July 2013


"rumus vagen ada gak ?"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :