Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

LABEL DAN DOSIS OBAT

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 17 November 2012
di Materi Kuliah Semester 3 - 0 komentar

LABEL DAN DOSIS OBAT

Label Obat berisi:

  • Nama dagang / generik
  • Nama , alamat pabrik
  • Komposisi
  • Aturan pakai
  • No. registrasi: contoh : Depkes RI : DTL 123456789012 ( 15 digit )
  • No.batch / kode produksi
  • Expired date / kadaluwarsa


Penggolongan Obat



Label Obat Daftar W






Penyimpanan Obat

  • Ruang penyimpanan : aman (bebas serangga), sirkulasi udara baik, suhu (sejuk), terhindar dari matahari
  • Tata ruang : mudah bergerak
  • Tersedia palet, rak, almari khusus, almari pendingin
  • Alat pemadam kebakaran
  • Penumpukan (kerusakan fisik)


Kebersihan ruangan

  • Semua obat harus disimpan dengan baik dalam wadah dan tutup yg memenuhi syarat
  • Label jelas, nama obat dapat dibaca dengan jelas
  • Obat tanpa etiket/label dan diragukan isinya lebih baik dibuang
  • Simpan obat sesuai petunjuk pd label (ditempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung)


Penyusunan Obat

  • Prinsip FIFO ; FEFO
  • Obat kemasan besar diletakkan di palet
  • Obat kemasan kecil disusun di rak
  • Narkotik-psikotropik di almari khusus
  • Vaksin, suppositoria di almari pendingin

 

  • Disusun dan dikelompokan berdasarkan bentuk sediaan obat (syrup, tablet, obat luar, alkes habis pakai, alat kontrasepsi)
  • Disusun secara alphabetis
  • Cantumkan nama obat pada kartu stok, letakkan dekat bahan obatnya
  • Obat expired date dipisahkan tersendiri


Pengamatan Mutu

  • Tablet: perubahan warna, bau , rasa, lembab
  • Tablet salut: pecah, lengket, rusak
  • Kapsul: lengket, terbuka, perubahan warna pada cangkang
  • Salep: berubah warna, bintik2, wadah rusak, perubahan bau (tengik)
  • Cairan: berubah warna,perubahan kekentalan
  • Injeksi: warna berubah, endapan keruh, wadah rusak, bocor
  • Pengujian laboratorium

Pemberian Obat

  • 4T1W: Tepat (obat, dosis, sasaran, manfaat), Waspada (efek samping)
  • Etiket: nama pasien, tanggal, no, aturan pakai, instruksi lainnya
  • Pastikan sendok yg digunakan: sendok teh (Cth) : 5 cc, sendok makan (C) : 15 cc
  • Berikan penjelasan kepada pasien tentang: cara pemakaian/minum obat, kegunaan obat, penyimpanan serta kemungkinan efek samping obat.


Pencatatan dan Pelaporan

  • Sarana Pencatatan dan Pelaporan
  • Kartu stok
  • Mengetahui ketersediaan obat,
  • Mengetahui kekosongan/kelebihan obat
  • Mengetahui trend penggunaan obat

 

  • Sebagai alat untuk pelaporan
  • Catatan harian pemakaian/pengeluaran obat
  • Lembar pemakaian dan lembar permintaan obat (LPLPO)
  • Daftar obat rusak/kadaluarsa


Pemesanan Obat

  • Hitung kebutuhan obat rata2 / bulan
  • Catat frekuensi pengiriman
  • Tentukan faktor pemesanan ulang
  • 3 bila dikirim perbulan
  • 5 bila dikirim setiap 2 bulan
  • 7 bila dikirim setiap 3 bulan
  • 9 bila dikirim setiap 4 bulan

 

  • Contoh : kebutuhan amoksilin tiap bulan: 3 botol bila pemesanan dikirim tiap 3 bulan → faktor pemesanan 7, jadi jumlah pemesanan ulang: 3x7 = 21 botol


Dosis Obat

  • Dosis obat: jumlah obat yang diberikan kepada penderita

Macam dosis:
Dosis dalam satuan berat (gram, mg, mikrogram)
Dosis dalam satuan isi (ml)
Dosis dalam satuan unit (International Unit)

Macam Dosis:

  • Dosis medicinalis = dosis terapeutik = dosis lazim
  • Dosis permulaan = initial dose
  • Dosis pemeliharaan = maintenance dose
  • Dosis toxica = dosis sampai terjadi keracunan
  • Dosis letalis = dosis sampai terjadi kematian


Dosis Maksimum

  • DM: dosis tertinggi yang relatif masih aman (dewasa)
  • DM prn: dosis boleh melebihi kalau diperlukan dokter → memakai tanda seru (1 – 2 mg !)
  • DM untuk anak: dihitung khusus


Dosis Anak

  • Dosis anak idealnya berdasarkan BB atau LPT (luas permukaan tubuh)
  • Diperhitungkan dengan DD (dosis dewasa) dengan menggunakan rumus:


Dosis Anak Berdasar Umur

  • Rumus Young: { n / (n + 12)} x DD

 

  • Rumus Dilling: ( n / 20 ) x DD

 

  • Rumus Cowlling: { (n+1) / 24 } x DD

 

  • Rumus Fried: ( m / 150) x DD


Keterangan: n = tahun, m = bulan, DD=dosis dewasa


Dosis Anak Berdasar BB

  • Rumus Clark: ( BB / 70 ) x DD

 

  • Rumus Augeberger: { (1½ BB+10) / 100 } x DD


Keterangan: BB = BB anak dalam Kg


Dosis Khusus

  • Dosis penderita yang obesitas: harus diperhitungkan lemak dan persentase BB tanpa lemak (BBTL)
  • BBTL = BB x (100 - % lemak)


Dosis penderita geriatrik (>65 tahun)

  • Dosis diturunkan ( ± 75 % DD)
  • Perubahan fisiologis dan patologis diperhatikan (cardivaskuler, ginjal, DM)


Dosis penderita ginjal:

  • Ekskresi obat terganggu → obat lebih lama di peredarah darah
  • Dosis dan interval obat harus diatur


Dosis dari Vial / Ampul:

  • Berapa cc harus dihisap untuk mendapatkan dosis penicillin 150.000 IU dari vial penicillin yang berlabel 600.000 IU/cc?
  • Rumus: dosis diket / dosis tanya = cc diket / cc tanya
  • 600.000/150.000 = 1cc/xcc
  • X = 0,25 cc


Latihan Hitung Dosis

  • Dari suatu vial penicillin bubuk 5 juta IU setiap vial, siapkan larutan yang berisi 500.000 IU/cc
  • Dari suatu larutan streptomisin 1 gram/2cc siapkan dosis 0,5 gram
  • Berapakah diperlukan untuk memberikan dosis penicillin 200.000 IU dari larutan penicillin 500.000 IU/cc?


Dosis Tetesan Infus

  • Infus dewasa (makro) 1 cc = 20 tetes, infus anak (mikro) 1cc = 60 tetes (atau ditentukan lain
  • Rumus: cc/jam → cc/menit → tts/menit
  • Berapa tetes menit harus diberikan pada: bayi 200/3 jam serta dewasa 1500 cc/6jam?


Latihan Dosis Obat

  • Apabila suatu cairan 1800cc dipesankan untuk absorbsi dalam jangka waktu 10 jam, dan drip infus mempunyai ukuran 1cc=15tetes, maka berapakah kecepatan tetesan yang diperlukan?
  • Berapa waktu absorbsi yang diperlukan untuk 500cc cairan iv bila tetesan diatur 20 tetes/menit (drip mempunyai ukuran 1cc=10tetes)?


Persen Dalam Obat Campuran

  • Persen b/b → untuk bahan padat/padat
  • Contoh: Salisilat talk 10%

 

  • Persen v/v → untuk bahan cair/cair
  • Contoh: Alkohol 70%

 

  • Persen b/v → untuk obat suntik
  • Contoh: Morphin HCl 1%

 

  • Persen v/b → untuk cairan – minyak/obat asli
  • Contoh: salep, cream


Peran Perawat

  • Membantu cara minum, cara memasukan obat dengan benar
  • Mengawasi efek samping, alergi
  • Menyimpan, menyiapkan, mengadministrasi obat
  • Pendidikan kesehatan tentang obat

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :