Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

WEJANGAN SYEKH SITI JENAR

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 16 February 2013
di Belajar Ilmu Tasawuf - 0 komentar

TULISAN INI SAYA TULIS DARI BUKUKISAH DAN AJARAN SYEKH SITI JENAR, karya MB RAHIMSYAH, Penerbit KARYA AGUNGSurabaya, HALAMAN 216 - 219 Menurut Agus Sunyoto Syekh Siti Jenar itu aslinyabernama Syekh Abdul Jalil, putra salah seorang Ulama Malaka, Syekh Datuk Soleh,yang hijrah ke Caruban (Cirebon). Sejak kecil Abdul jalil telah ditinggalmeninggal oleh kedua orang tuanya. Abdul jalil diambil anak angkat oleh seorangKuwu di Caruban (Cirebon),Ki Danusela. Ki Danusela adalah keturunan Prabu Kertawijaya, MaharajaMajapahit. Ki Danusela menikah dengan Ratu Inten Dewi, puteri Prabu SurawisesaRatu Sanghiang Ratu Aji di Kerajaan Pakuan Pajajaran. Prabu Surawisesa adalahketurunan dari Sri baduga Maharaja. Syekh Abdul Jalil membuka dukuh-dukuh baruyang kemudian diberinya nama LEMAH ABANG, SITI JENAR, SITI ABRIT,LEMAH PUTIH,LEMAH IRENG. Di sanabeliau mengajarkan bahwa "untuk mencapai "AKU", seseorangharuslah menafikan keberadaan "aku" dari dalam dirinya. Lamunankosong yang membentuk angan- angan kosong haruslah dihindari. Konon, sedemikianbanyaklah orang yang

datang berguru kepada Syekh SitiJenar.Mereka memuja-muja Syekh Siti Jenar bagaikan seorang dewa. Yang demikianitu tidaklah dikehedakinya tersebut. Sebelum beliau pergi, Syekh Siti Jenar meninggalkanwasiat kepada murid dan orang-orang yang mengaku sebagai pengikutnya."SEBELUM AKU PERGI MENINGGALKAN WASIAT UNTUK KALIAN, DENGAN WASIAT INIKALIAN TIDAK AKAN TERSESAT DI DALAM MENJALANI HIDUP INI, DENGAN WASIAT INIKALIAN AKAN AKAN SELALU BERADA DI JALAN KEBENARAN SAMPAI KE HADIRAT TUHAN. DARISEBAB ITU JANGANLAH SEKALI-KALI KALIAN MELEPASKAN WASIAT YANG AKU

TINGGALKAN INI. PEGANGLAH ERAT-ERATWASIAT INI. SETIAP ORANG HARUSLAH SADAR BAHWA SEGALA SESUATU YANG TERGELAR DIALAM

SEMESTA INI ADALAH NISBI. TIDAK ADA YANG BERSIFAT MUTLAK.DARI SEBAB ITU MASING-MASING ORANG HARUSLAH HIDUP SAKMADYA, ORA NGAYA, ORANGANGSRA. PRINSIP INI HENDAKLAH KALIAN JADIKAN PUSAKA DI DALAM MENJALANI SEGALAHAL DI DALAM KEHIDUPAN KALIAN SEHARI-HARI, BAIK KEHIDUPAN JASMANI, MAUPUNKEHIDUPAN ROHANI. DALAM KEHIDUPAN DUNIAWI KALIAN BISA MEMAKNAI WASIAT INISEBAGAI KEHIDUPAN DUNIA YANG SEDERHANA, TIDAK BERLEBIH-LEBIHAN, TIDAK MENIMBUNHARTA KEKAYAAN. KALIAN JUGA DAPAT MEMAKNAINYA SEBAGAI PENGEKANGAN TERHADAPAMBISI KEKUASAAN YANG SANGAT MEMBAHAYAKAN SEKALI. DI DALAM BERJALAN DI JALANROHANI HENDAKLAH HAK-HAK JASMANI KALIAN JUGA HARUS KALIAN PENUHI DENGAN BAIK, JANGANLAHKALIAN ABAIKAN. DENGAN MEMEGANG TEGUH WASIAT INI SANGATLAH TIDAK MASUK AKALAPABILA KALIAN SEBAGAI MURID-MURID DAN PENGIKUTKU MEMPERLAKUKAN AKU SECARABERLEBIH-LEBIHAN. BAGAIMANA

MUNGKIN AKU BISA MEMBIARKAN KALIANMENCIUMI KAKIKU, SUNGKEM DI LUTUTKU,MENGUSAP JUBAHKU, MENGELUS TEROMPAHKU,BAHKAN MENGAMBIL TANAH BEKAS TELAPAK KAKIKU. ITU BERLEBIHAN. ITU MELAMPAUIBATAS. ITU PEMBERHALAAN YANG SANGAT AKU TENTANG SELAMA INI.. DARI SEBAB ITU,

MULAI SAAT INI, AKU KATAKAN BAHWA

MEREKA YANG MEMPERLAKUKAN AKU

ATAU SIAPA SAJA DI ANTARA MANUSIA

SECARA BERLEBIH-LEBIHAN DAN BAHKANMEMBERHALAKANNYA, BUKANLAH PENGIKUTKU, APALAGI MURID ROHANIKU".

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :