Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Inseminasi Buatan pada Kambing/Domba

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 31 March 2013
di About Vet. Medicine - 0 komentar

Inseminasi Buatan pada Kambing/Domba
Written by @teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id  
Thursday, 27 may 2013
 
LATAR BELAKANG
Dalam upaya meningkatkan mutu bibit seringkali mengalami Kendala yakni terbatasnya pejantan unggul yang ada di suatu lokasi. Agar pejantan dapat mengawini lebih banyak betina, maka sistem perkawinan harus diubah daru kawin alam menjadi kawin buatan atau lebih dikenal dengan kawin suntik atau inseminasi buatan (IB).
IB adalah suatu proses perkawinan yang dilaksanakan dengan memasukan mani (semen) kesaluran reproduksi ternak betina oleh manusia yang meniru prose alami. Tujuan utama IB adalah untuk lebih mendayagunakan perbaikan mutu genetik (bibit) ternak melalui peningkatan effisiensi penggunaan pejantan unggul. Kegiatan ini meliputi pengelolaan semen dan inseminasi.

PENGELOLAAN SEMEN
Pengelolaan semen meliputi penampungan, pengeceran dan penyimpanan. Cara penampungan semen yang terbaik dengan menggunakan vagina buatan. Sekali penampungan dapat dikumpulkan dari 2-3 kali ejakulasi. Volume semen setiap ejakulasi sekitar 0,3 – 1,2 ml.

PENGECERAN SEMEN
Kepadatan spermatozoa yang cukup aman untuk keberhasilan IB sekitar 100 – 200 juta/ml. sedangkan kepadatan spermatozoa semen kambing/domba per ejakulasi berkisar 2 – 4,5 milyar/ml. maka pengeceran dapat dilakukan 10 -15 kali dan dosis inseminasi 0,25 – 0,5 ml.
Contoh larutan pengecer semen yaitu tris-sitrat (TS)  dan susu-skim (SK). Komposisi larutan pengecer TS dan SK :

Bahan

TS

SK

Tris (grm)

2,96

-

Asam Sitrat (grm)

1,65

-

Susu Skim (grm)

-

9

Kuning Telur (ml)

20

-

Fruktosa (grm)

10

10

Griserol (grm)

7

7

Aguadest (ml)

100

100

Procaine Penisilin G (IU)

100.000

100.000

 
Semen yang telah dicampur dengan bahan pengecer apabila untuk digunakan dalam waktu pendek (4-5 hari) dapat disimpan pada suhu 5-7°C (lemari pendingin) atau kedalam straw guna penyimpanan pada suhu -192°C (;iquit nitrogen) untuk dibekukan.

TEKNIK INSEMINASI BUATAN
Faktor penentu keberhasilan IB yaitu pada teknik dan waktu inseminasi. Terdapat 3 deposisi semen yaitu pada daerah uterus (intra uteri), daerah servix dan di daerah vagina. Deposisi semen pada daerah uterus ,mempunyai keberhasilan paling tinggi, tetapi pelaksaannya memerlukan peralatan mahal dan keterampilan yang memadai. Deposisi semen pada daerah servix mempunyai keberhasilan yang cukup, sedangkan pada daerah keberhasilannya cukup rendah
Untuk meningkatkan keberhasilan IB, kambing/domba yang siap di IB yaitu ternak yang birahi ditempatkan dalam kandang atau tempat pemacek denagn bagian belakang lebih tinggi dari bagian muka (Grandel) hal ini akan memperlancar transportasi semen. Servix harus terletak lurus dengan arah lubang vagina.
Alat bantu IB adalah vaginascope (alat untuk menguak vagina) yang berupa tabung gelas dengan diameter 2-3cm. selain itu dapat pula digunakan speculum. agar speculum/vaginascope mudah dimasukan kedalam vagina dioles dengan vaslin streril. IB dilaksanakan dengan memasukan cateter (selang kecil) dari tabung penyemprot semen. Semen disemprotkan kedalam servix denagn perlahan-lahan. Untuk IB dengan menggunakan semen beku alat penyemprotnya dapat menggunakan “senapan ensiminasi” seperti digunakan untuk IB sapi.

 

referensi :http://bp4kkabsukabumi.net/index.php/Peternakan/Inseminasi-Buatan-pada-Kambing/Domba.html

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :