Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Jalan Pencarian Tuhan

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 15 April 2013
di Belajar Ilmu Tasawuf - 0 komentar

Jalan Pencarian Tuhan

tumpukan-buku

Seorang sufi kontroversial yang bernama Manshur Al Hallaj, pernah berteriak ” Ana Al Haq ” akulah sang kebenaran, maksudnya adalah akulah Tuhan. Sebagian Ulama sufi mengatakan bahwa Al Hallaj berkata seperti itu menunjukkan suatu bentuk pengakuan yang sangat tinggi kepada Tuhan, sekaligus kerendahan hati yang sangat dalam bahwa manusia itu tidak ada apa-apanya, tidak ada sesuatupun yang eksis selain Allah, manusia sebenarnya tidak ada yang ada hanyalah Allah. Jika Allah eksis dan manusia juga eksis berarti ada dua hal yang eksis. Adanya dua hal yang eksis di luar Allah berarti suatu pelecehan terhadap Allah, maqam semacam ini dalam dunia tasawwuf sering disebut fana’. Berangkat dari kesadaran akan hal itulah maka muncul suatu perkataan “Ana Al Haq”, akan tetapi karena ucapan tersebut dianggap syirik dan dapat meresahkan masyarakat, maka akhirnya dia dihukum mati.

Mansyur Al Hallaj telah mengorbankan sehelai nyawanya dalam rangka mencari Tuhan, dia mencari dengan jalan menenggelamkan dirinya kedalam lautan kecintaan sehingga dirinya musnah yang ada adalah sang kekasihnya yaitu Allah Swt.

kalau kita menengok kembali kebelakang, bahwa masalah pencarian Tuhan ini pernah dialami oleh Nabiyullah Musa Alaihissalam, ketika beliau bertanya ,” Ya Allah dimanakah aku harus mencariMu ? lalu Allah menjawab,” Carilah Aku diantara orang-orang yang hancur hatinya. Bahkan Nabiyuna Muhammad pernah bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Allah hanya dapat dijumpai disisi orang-orang yang sakit, orang-orang kelaparan dan anak-anak yatim.

Sebenarnya jalan pencarian Tuhan yang paling tepat dan benar adalah jalan yang ditempuh oleh Nabi Muhammmad Saw, beliau mencari Tuhannya dengan menjalankan ibadah-ibadah mahdhoh yang memiliki hubungan vertikal langsung kepada Allah, dan juga melakukan ibadah-ibadah ghoiru mahdhoh yang memiliki dampak horisontal terhadap makhluknya.

melakukan ibadah sesuai dengan ajaran Nabi dan berakhlakul karimah seperti yang diperintahkan dan dicontohkan oleh Nabi adalah jalan menuju Tuhan, Allah Robbul Izzati. Allah dalam hadits qudsi berfirman, Sholat itu merupakan mi’roj bagi orang mukmin.” artinya dengan melaksanakan sholat yang khusyuk, seseorang dapat sampai kepada Allah.

Kesimpulannya amalan ibadah apapun yang dilaksanakan dengan benar sesuai tuntunan Nabi dan disertai keikhlasan semuanya dapat mengantar menuju Allah. Sebab wujud dari pencarian Tuhan itu pada hakekatnya adalah pengamalan agama secara baik dan benar.

Wallohu A’lam

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :