Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Syarat-syarat Mencapai Derajat Waliyullah

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 16 April 2013
di Belajar Ilmu Tasawuf - 0 komentar

Syarat-syarat Mencapai Derajat Waliyullah

 

abdul_qadir-jailani

Pengertian Wali Allah

Dalam kitab Sirojuttholibiin, Syaikh Ihsan bin Dahlan Al- Jampesi, Hal : 16, Diterangkan ;Menurut fatwa Syaikh Sa’id yang dinukil oleh Syaikh Ibnu Mudabighi, pengertian wali adalah ; Orang yang ma’rifat terhadap Allah dan sifat-sifatNya dengan istiqomah menjalankan ta’at, menjauhi segala larangan dan berpaling dari bujukan ladzatnya dunia dan syahwat.

Maka jika ada orang yang dikasih gelar wali atau mengaku wali tapi perbuatannya menyimpang dari syari’at islam, maka dia sesungguhnya ia wali setan.

 

Syarat-syarat Mencapai Derajat Waliyullah

Syaikh Alyuusi berkata ; Sebagian para Imam mengatakan ; Seseorang tidak bisa mencapai derajat wali, kecuali dengan empat syarat :

1.      Mengetahui ushuliddin ( pokok2 agama ), sehingga ia mampu membedakan antara pencipta dan makhluk yang diciptakan, juga bisa membedakan antara nabi dan orang yang mengaku nabi.

2.      Mengetahui hukum-hukum syari’at baik secara naql maupun dalam hal pemahaman dalil, dengan perumpamaan, seandainya Allah mencabut ilmunya dibumi,niscaya akan bisa ditemukan pada orang tersebut.

3.      Mempunya sifat-sifat terpuji, seperti ; wira’I dan ikhlash dalam setiap amal.

4.      Selama-lamanya dalam keadaan tidak pernah merasa tenang hatinya, karena merasa tidak tahu apakah dia tergolong orang-orang beruntung ataukah celaka.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :