Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    ____Hakikat Manusia____

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    ∞ Akun Facebook & Twitter Kami ∞

..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2015; 1.Mei Budi Utami [FST'12] | 2.Mita Erna Wati [FK'12] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.M. Roihan Hanafi [FISIP'12] | 5.Ari Zulaicha [FISIP'12] | 6. Muziburrahman [FPK'14] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Apakah Musyahadah itu?

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 04 July 2013
di Belajar Ilmu Tasawuf - 0 komentar

Tercapainya musyahadah ini adalah dgn adanya mujahada dlm beramal. Terjadinya keadaan yg demikian ini apabila seseorang sudah berada dlm maqam fana' yakni penglihatannya hanya ditujukan kepada Allah semata2. Kerana pada hakikatnya wujud hakiki yg kekal hanyalah Allah, sedang wujud lain tiada lagi.
    Maka hanya org yg mau menghiasi diri dengan mujahadah dgn sentiasa dzikrullah dan membersihkan hatinya saja yg dapat mencapai musyahadah. Sebagaimana diterangkan dalam Ar Risalah Al Qusyairiah :
    "Barangsiapa menghiasi zahirnya dengan mujahada, nescaya Allah memperbaiki 'sir'nya(rahsia) / hatinya dengan musyahadah".
    Pada hakikatnya musyahadah itu adalah merasakan adanya kehadiran Allah. Sebagaimana diterangkan dalam Ar Risalah Al Qusyairiah :
    "Al Musyahadah adalah kehadiran Allah".
Kehadiran tingkat musyahadah ini adalah didahului dgn kehadiran hati di hadapan Allah dan beserta Allah atau yg dinamakan hudurul qolbi. Mengingat Allah dgn sepenuh hati artinya dgn hati yg khusyu' saat melakukan dzikrullah qdan mendekatkan diri kepada Allah.
    Setelah mencapai musyahadah ini, kemudian menanjak lagi ke tingkat al-mukasyafah atau terbukanya rahsia, ertinya tiada tertutup lagi sifat2 ghaib. Maksudnya tersingkaplah rahsia alam ghaib.
    "Tiada tertutup dari sifat-sifat ghaib".
    Setelah itu barulah seseorang dapat mencapai tingkat al musyahadah. Menurut Al Junaid :
    " Al Musyahadah adalah nampaknya Al Haqqu Ta'ala di mana alam perasaan sudah tiada".
    Dalam kitab Iqazhul Himam dikatakan :
" Al Musyahadah adalah terbukanya hijab alam perasaan dari pancaran Nur Yang Suci, iaitu tersingkapnya tabir pemeliharaan Alam wujud. Ketika itu engkau
melihat Dzattullah dalam Alam ghaib / alam malakut. Dan Allah melihat kamu dlm alam wujud / alam mulkihi. Ketika itu engkau melihat rhsia ketuhanannya, dan Allah pun melihat pengabdianmu. Dan adapun pandangan tuhan terhadap hambaNya adalah meliputi ilmunya, ahwalnya dan rahsia-rahsiaNya.
    Ada pula yg mengatakan musyahadah bisa dicapai melewati pintu mati. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW :
    "Rasakanlah mati sebelum engkau mati".

    Dalam Kitab Hikam Abu Mu'jam mengatakan :
"Barangsiapa tidak merasai mati, nescaya ia tidak dapat melihat / musyahadah dengan Al Haqq Ta'ala.

    Sedangkan yg dimaksud mati dlm pengertian ini adalah hidupnya hati. Dan tiada saat kehidupan hati melainkan pada saat matinya nafsu. Jadi, erti mati sebenarnya dlm pengertian ini adalah matinya nafsu.

    Selanjutnya dalam Kitab Al Hikam, Abu Abbas berkata:
"Tiada jalan masuk / musyahadah dengan Allah kecuali melalui dua pintu; Salah satu daripada pintu itu adalah pintu fana' ul akbar, iaitu mati "tabi'i", dan daripada pintu fana' menurut pengertian ahli-ahli Tasawwuf".

" Tiada yang hidup selain Allah ".
" Tiada yang dipuji melainkan Allah ".
" Siapa yang belum pernah merasai ia belum mengenalNya ".
" Tiada wujud secara mutlak kecuali Allah ".

    Seseorang akan dapat mengenal Allah atau makrifat billah apabila terlebih dahulu mengenal dirinya sendiri. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
    " Barangsiapa mengenal diri peribadinya, maka ia akan mengenal Tuhannya ".
              
Sumber :http://mikraj.blogspot.com/2012/07/musyahadah.html

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :