Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

Excellence with Morality

__Sertifikasi dan Prestasi__

    Standart ISO 9001:2008 Kepada Universitas Airlangga oleh British Certification International

_Berbagi tak pernah Rugi_

    Teguh Bagus of Veterinary Medicine site v.2

    Siapakah SejatiNya Engkau?

    .: Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal TuhanNya. Seperti bahasan kita yaitu Awwal- uddin Ma'rifatullah adalah... :. more

    facebook & twitter

DMCA.com Protection Status
..:: Selamat Buat para Pemenang lomba web & blog Mahasiswa Universitas Airlangga Tahun 2014; 1.Muhammad Alhada Fuad [FISIP'11] | 2.Muhammad Fatkhullah [FISIP'11] | 3.Teguh Bagus Pribadi [FKH'12] | 4.Mei Budi Utami [FST'12] | 5.Leo Agung Kurniawan [FISIP'12]| 6. Lutfi Adi Nugroho [FPK'11] | => Terimakasih atas kunjungan Anda, jangan lupa kalau mau copy/paste harap cantumkan sumbernya, by : Teguh Bagus Pribadi, http://teguhbaguspribadi-fkh12.web.unair.ac.id, dan Blog ini DIPERBAHARUI sebulan 4x karena kesibukan Perkuliahan ::..

Makalah Kasus Elbow Dysplasia pada Anjing

diposting oleh teguhbaguspribadi-fkh12 pada 10 December 2013
di Materi Kuliah Semester 1 - 0 komentar

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

            Anjing merupakan hewan yang sangat dekat dengan manusia,dan seringkali dipelihara di dalam rumah maupun di luar rumah. Keberadaan anjing sebagai hewan kesayangan manusia , anjing memerlukan penanganan yang ekstra dikarenakan seringkali mengalami beberapa penyakit yang sederhana hingga komplek. Penyakit anjing juga ada yang disebabkan oleh lingkungan dan factor luar serta dikarenkan kecacatan yang dialami karena bawaan lahir atau secara genetik. Salah satu penyakit yang menyerang anjing yaitu Elbow Dysplasia (ED).

Elbow Dysplasia pada dasarnya adalah pertumbuhan abnormal dari articulatio cubiti pada anjing, seperti halnya Hip Dysplasia (HD) , yang kebanyakan menyerang anjing ukuran sedang dan besar. Banyak kasus dijumpai pada trah Golden Retriever ,dan penyakit ini juga diderita pada anjing Bernese Mountain Dog, Anjing Gembala Jerman, Rottweiler, dan Labrador Retriever. Biasanya, kedua sikut menderita ED namun terkadang hanya salah satunya sikut yang terserang. Dan hal ini menyebabkan anjing kesusahan dalam berjalan hingga anjing tidak mampu berjalan sama sekali. Didalam hal ini anjing mengalami kelainan pada ekstremitas cranialnya sehingga sendi siku sering ditekuk kearah medial.

 

Rumusan Masalah :

  1. Sebutkan bagian detail kaki depan yang menderita kasus Elbow Dysplasia
  2. Istilah yang digunakan untuk penyakit ini dan definisikan artinya
  3. Uraikan mengenai bentuk susunan serta struktur dari target organ yang di derita
  4. Berkaitan dengan fungsi target organ,jelaskan akibat yang muncul dari kasus ini
  5. Bagaimanakah perjalanan dari syuplay darah dari target organ ini
  6. Apabila terjadi kasus infeksi (pada target organ) apakah pengaruhnya terhadap system organ secara keseluruhan
  7. Jabarkan system syaraf yang berkaitan dengan target organ ataupun dengan prose perjalanan rasa nyeri pada target organ
  8. Jabarkan system Limfatikus yang terkena dampak dari kasus Elbow Dysplasia

 

BAB II

TITIK ORIENTASI

Titik orientasi pada penyakit Elbow Dysplasia diantaranya,yaitu :

-Distal os humerus à condylus lateralis et medialis, dan ditemukan pula foramen supratrochlearis diantara keduanya

- Os radius dan os ulna yang disatukan dengan adanya ligamentum

-Ujung cranio proximal os ulna, berbentuk “hook” disebut processus anconeus yang akan masuk ke dalam foramen supratrochlearis os humerus

-Distal dari processus anconeus à incisura trochlearis os ulna yang akan berhubungan dengan condylus lateralis et medialis os humerus

-Processus coronoideus os ulna terletak di distal incisura trochlearis

-Fovea capitis os radius


 

BAB III

PEMBAHASAN

Elbow Dysplasia (ED)

Elbow Dysplasia (ED) adalah suatu kelainan pada persendian (siku) kaki depan pada Sambungan siku depan bagian atas tepatnya diantara Os. Humerus dan Os. Radius-Ulna yang tidak terbentuk secara sempurna. Elbow Dysplasia adalah penyakit yang disebabkan dari keturunan/bawaan dan dipercaya memiliki aspek gagalnya multi genetika bawaan yang dikarenakan oleh adanya modifikasi lingkungan. Kasus ini banyak di temui pada trah bernese Mountain Dog,anjing gembala jerman ,rottweiler ,Golden retriever ,dan Labrador Retriever.

 

            Hal ini terdiri dari tiga sendi terpisah,diantaranya :

-Humeroulnar bersama (antara humerus dan ulna)

-Humeroradial bersama (antara humerus dan radius)

-Radioulnar bersama (antara radius dan ulna)

Anjing yang menderita Elbow Dysplasia memiliki langkah yang tidak normal, sempit dan mendayung. Posisi lengan dan kaki depan ketika berdiri terbuka dan tidak rapat. Anjing lebih suka duduk ataupun telungkup atau tidak suka bermain terlalu lama sehingga terkesan kalem bahkan malas. Anjing akan susah ketika bangun dari posisi duduk atau telungkup. Perandangan dan pembengkakan juga dapat terjadi apabila anjing dipaksakan berlatih.

Akibat yang ditimbulkan dari kasus ini yaitu penderita sering mengalami kelumpuhan, gerakan abnormal dari extremitas cranialis. Articulatio cubiti sering ditekuk ke dalam. Sering duduk dan berbaring, jarang bermain seperti pada umumnya anak anjing, cenderung malas, bila berdiri terlihat kaku dan mengalami kesulitan. Pada anjing dengan displasia siku bilateral, kepincangan mungkin tampak intermiten.  Anjing ini hanya akan lemas ketika salah satu siku  lebih menyakitkan.

Diagnosa ED adalah dengan metode radiologi (ronsen). Tehnik yang tepat sangat dibutuhkan untuk mengetahui struktur sikut yang tidak wajar. ED dapat diklasifikasikan dalam beberapa tahap, dari kesalahan struktur tulang hingga peradangan parah pada sendi siku (severe arthritic change). Secara klinis, Penderita ED memiliki tulang muda (cartilage) yang bermasalah pada sendi tulang lengan atas (humerus) dan tulang lengan bawah (ulna).

 

 

Metode Pencegahan dan penanggulangan Penyakit Elbow Dysplasia

Metode termudah untuk mencegah timbulnya ED adalah dengan tidak mengawinkan anjing yang menderita ED. Langkah berikutnya adalah dengan menjaga latihan agar anakan tidak dibebani latihan yang terlalu berat untuk usianya. Makanan dan nutrisi disarankan seimbang dan tidak berlebihan agar pertumbuhan sang anjing tetap normal.

ED tidak dapat disembuhkan secara sempurna, tetapi efeknya dapat dikurangi melalui tehnik terapi dan operasi. Tujuan dari terapi adalah untuk menjaga aktifitas dan performa anjing tanpa rasa sakit yang berlebihan dengan cara pengontrolan berat badan, latihan ringan, dan obat anti radang. Operasi - baik itu adalah operasi arthroscopi atau operasi biasa - sangat disarankan untuk memperbaiki struktur tulang yang salah agar dapat menghindari peradangan sendi di kemudian hari.

 

Pengobatan dysplasia bervariasi tergantung pada kelainan tersendiri, yang terlihat di x-ray. Dua kondisi yang sering ditemukan di siku dysplasia, proceccus coronoideus terfragmentasidari osteochondrosis, sering diperlakukan secara medis, tanpa operasi dan pemberian obat-obatan untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Selain itu dapat juga menggunakan obat tradisional yang termasuk obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) misalnya di temukan pada suplemen FlexPet arthritis yang telah terbukti secara klinis untuk bertindak sebagai pelumas dalam sendi, otot, dan jaringan lain yang memungkinkan anjing dapat bergerak lebih lancer.

 

Beberapa Macam Penyakit Elbow Dysplasia

 

Elbow Dysplasia dapat dibedakan menjadi 4 macam (Tilley & Smith 1997), yaitu :

1. Un-united anconeal process (UAP): ditandai dengan gagalnya proses persambungan antara processus anconeus dengan metafisis proksimal os ulna.

2. Osteochondritis dissecans (OCD): kelainan akibat osifikasi endochondral dan stres mekanis pada bagian medial condylus os humerus.

3. Fragmented medial coronoid process (FMCP): dapat berupa fragmentasi maupun keretakan chondral atau osteochondral pada bagian medial processus coronoid os ulna namun cedera tersebut tidak disebabkan trauma.

4. Incongruity: malformasi persendian elbow yang disebabkan oleh pertumbuhan bagian proksimal os radius dan os ulna yang tidak seimbang atau trochlea os ulna yang terlalu sempit.

 

BAB IV

KESIMPULAN

Elbow Displasia (ununited anconeal process) adalah suatu kelainan pada persendian (siku) kaki depan tepatnya diantara Os. Humerus dan Os. Radius-Ulna yang tidak terbentuk secara sempurna. Symptom dari elbow dysplasia kemungkinan baru akan muncul di saat dewasa, walaupun perjalanan penyakitnya terjadi pada saat usia dini.

Akibat yang ditimbulkan dari kasus ini yaitu penderita sering mengalami kelumpuhan, gerakan abnormal dari extremitas cranialis, Anjing lebih suka duduk ataupun telungkup atau tidak suka bermain terlalu lama sehingga terkesan kalem bahkan malas. Anjing akan susah ketika bangun dari posisi duduk atau telungkup. Perandangan dan pembengkakan juga dapat terjadi apabila anjing dipaksakan berlatih.

 

 

 

Daftar Pustaka

Ettinger, Stephen J.Feldman. Edward C. (1995). Textbook of Veterinary Internal Medicine,4th ed ,W B Saunders Company. ISBN 0-7216-6795-3

Hazewinkel , H A W (2003). Elbow Dysplasia, Clinical Aspect and Screening Programs. Proceedings of the 28th World Congress of the world Small Animal Veterinary Association. Retrived on 2006-08-24

“Elbow Dysplasia”.The Merck Veterinary Manual (2006). Retrived on 2007-02-04

Demko J,McLaughlin R (2005) . “Divlomental ortophedic disease”. Vet Clin North Am Small Anim Pract 35 (5) : 35 ,v.doi:10.1016/j.cvsm.2005.05.002. PMID 16129135

Total Elbow Replacement,canine and feline (cat and dog) veterinary factsheets

LaFond E .Breur G, Austin C (2002).”breed susceptibility for developmental orthopedic diseases in dogs”.

Elbow Dysplasia (ED) http://duniagolden.com/ 

 

 

 

Lampiran Gambar :

Sirius Total Elbow Replacement
Sirius Total Elbow Implants
Semoga Bermanfaat,,, jangan Lupa tinggalkan komentar ya :)

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :